PCNU Demak Dorong IPNU-IPPNU Hasilkan Program Nyata, Bukan Sekadar Proposal
DEMAK — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak mendorong Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Demak masa khidmat 2026–2028 agar mampu menghasilkan program yang nyata dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Demak, KH A. Shidiq Sugiarto, SE, dalam sambutannya pada acara pelantikan PC IPNU-IPPNU Demak di Pendopo Kabupaten Demak, Ahad (9/8/2026).
Menurutnya, momentum rapat kerja harus dimanfaatkan pengurus baru untuk membaca berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Demak. Program organisasi diharapkan tidak sekadar berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.
KH Shidiq mengingatkan agar kader IPNU-IPPNU tidak datang kepada pemerintah hanya membawa proposal kegiatan dan meminta dukungan pendanaan.
Sebaliknya, para kader diminta menawarkan gagasan dan program yang konkret sehingga keberadaan IPNU-IPPNU dapat menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah.
Ia mencontohkan pola kolaborasi dengan pemerintah daerah yang dapat dilakukan melalui program-program yang sudah berjalan. Menurutnya, kader IPNU-IPPNU dapat mengambil peran dalam membantu sosialisasi maupun pelaksanaan program pemerintah yang relevan dengan kapasitas organisasi.
Organisasi Kader, Bukan Organisasi Politik
Dalam sambutannya, KH Shidiq juga memberikan penekanan mengenai jati diri IPNU dan IPPNU.
Ia menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU merupakan organisasi kader, bukan organisasi gerakan maupun organisasi politik.
Karena itu, kaderisasi harus menjadi prioritas dalam menjalankan organisasi.
“Utamakan kaderisasi karena memang IPNU-IPPNU adalah merupakan organisasi kader bukan organisasi gerakan dan bukan organisasi politik.”
Menurutnya, kekuatan organisasi tidak perlu selalu ditampilkan melalui simbol-simbol kebesaran. Yang jauh lebih penting adalah kerja nyata kader yang dapat dirasakan masyarakat.
Ia mendorong kader untuk memperkuat organisasi sekaligus memperkokoh ideologi agar keberadaan IPNU-IPPNU semakin diperhitungkan karena kontribusinya.
“Besarkan organisasi, kuatkan ideologi. Tidak perlu ditampakkan. Tapi kerja real Anda akan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Demak,” pesannya.
IPNU-IPPNU Harus Peka terhadap Persoalan Demak
Lebih jauh, KH Shidiq meminta pengurus baru menjadikan Kabupaten Demak sebagai fokus utama gerakan.
Ia mendorong kader untuk memetakan persoalan daerah dan kemudian menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kader pelajar NU memiliki potensi besar untuk menjadi mitra pemerintah dalam berbagai bidang selama mampu menghadirkan gagasan yang konkret dan tidak pragmatis.
Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru PC IPNU-IPPNU Demak untuk membuktikan bahwa organisasi pelajar NU dapat hadir melalui kerja nyata.
Dengan demikian, rapat kerja tidak hanya menghasilkan daftar kegiatan, tetapi menjadi forum untuk merancang program yang benar-benar relevan dengan persoalan Kabupaten Demak.